Lidah Merah Jilat Mall Nipah

Makassar, Jurnalsepernas.id — MALAM kian larut, namun warga Kota Makassar masih beraktivitas di pusat-pusat perbelanjaan, pada Sabtu malam (9/8/26) sekitar pukul 22.00 WITA.
Sekonyong-konyong suasana malam dikejutkan oleh Si Jago Merah mengamuk alias kebakaran atawa lidah merah yang sedang menjilat Mall Nipah, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukkang, Kota Makassar, Sulawesi Srlatan (Sulsel).
Nampak kobaran api dan kepulan asap bersal dari kawasan pusat perbelanjaan tersebut dan mengundang perhatian warga di sekitar lokasi. Situasi sempat menjadi tegang ketika api terlihat muncul dari dalam area Mall.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) kemudian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman. Upaya tersebut dilakukan untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah kebakaran merembet ke bagian bangunan lainnya.
Berdasarkan informasi sementara yang diterima Jurnalsrpernas.id, titik api diduga berasal dari salah satu store di dalam Mall Nipah.

Petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi selama proses pemadaman berlangsung. Kondisi terakhir dan besaran kerugian akibat kebakaran masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak berwenang maupun pengelola Mall Nipah.
Menurut saksi mata Jeck (24), Juru Parkir (Jukir) Service Management Mall Nipah, dirinya melihat percikan api dari neon box logo HERO yang terpasang di sisi timur gedung Mall Nipah.
Api kemudian dengan cepat membesar hingga merambat ke lantai 3 dan lantai 4 bangunan.
Kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek atau korsleting listrik pada neon box logo HERO yang terpasang di sisi timur gedung.
Saat kejadian, Jeck yang berada di area basement Mall Nipah melihat percikan api dari neon box tersebut.
Ia kemudian segera menghubungi petugas Security bernama Alimuddin (34) dan melaporkan adanya percikan api.
Kata Jeck, api selanjutnya membesar dan merambat ke area sekitar, terutama lantai 3 dan lantai 4. Sebagian material bangunan menggunakan Alcopam, sehingga api dengan cepat meluas dan membakar bagian gedung.
Pihak Security Mall Nipah sempat berupaya memadamkan api menggunakan APAR yang tersedia di lokasi. Namun, besarnya kobaran api dan cepatnya api merambat membuat upaya tersebut tidak mampu mengendalikan kebakaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, Fadli Wellang menuturkan, sebanyak 10 unit mobil Damkar Kota Makassar tiba di lokasi sekitar pukul 22.40 WITA dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Selang 13 menit kemudian, atau sekitar pukul 22.53 WITA, tiga mobil ambulans tiba di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban akibat kebakaran.
Fadli melanjutkan, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 23.03 WITA. Sebanyak 15 personel Damkar kemudian masuk ke dalam gedung untuk memeriksa area yang terbakar dan memastikan kondisi lokasi.
Tim Damkar Kota Makassar meninggalkan lokasi pada pukul 24.15 WITA. Lima menit kemudian, sekitar pukul 23.20 WITA, situasi di lokasi kejadian dinyatakan kembali normal, kondusif dan aman.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, dua orang karyawan Timezone mengalami sesak napas.
Keduanya masing-masing Rio Daffa (24), warga Jalan Andi Mappaodang, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, serta Muh. Aqram (26), warga Jalan Pamelakkang Jene, Kelurahan Allepolea, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros. Kedua korban mengalami sesak napas, tetapi tidak dibawa ke rumah sakit.
Kebakaran juga menimbulkan kerugian material. Barang-barang yang berada di lantai 3 yang digunakan sebagai gudang penyimpanan sebagian hangus terbakar.
Sementara lantai 4 yang merupakan area permainan Timezone juga terdampak kebakaran dan sebagian fasilitas di dalamnya hangus terbakar.
Jumlah kerugian material akibat kebakaran tersebut hingga saat ini belum dapat ditaksir, menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar Fadli Wellang.
Pewarta: Zulkarnain
Editor : Loh












