Belimbing Wuluh Hipertensi Minggat

Jakarta, Jurnalsepernas.id – BELIMBING wuluh (Averrhoa bilimbi) kaya akan vitamin C, antioksidan, dan zat aktif (tanin, saponin, flavonoid) yang bermanfaat menurunkan demam, mengatasi hipertensi, mengontrol gula darah (diabetes), serta meredakan batuk.
Sifat antimikrobanya membantu mengatasi jerawat, sementara kandungan kaliumnya meredakan kram otot dan kesehatan tulang.
Berikut adalah rincian manfaat belimbing wuluh untuk kesehatan:
Mengendalikan Gula Darah: Kandungan serat dan flavonoid dalam belimbing wuluh membantu mengatur aktivitas insulin dan mencegah lonjakan glukosa darah, sehingga baik untuk pengidap diabetes tipe 2.
Menurunkan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi): Kalium tinggi dan antioksidan dalam belimbing wuluh membantu melemaskan dinding pembuluh darah, sehingga efektif menurunkan tekanan darah.
Meningkatkan Daya Tahan Tubuh: Kaya akan Vitamin C, buah ini bertindak sebagai antioksidan kuat untuk menangkal radikal bebas dan meningkatkan kekebalan tubuh dari infeksi virus dan bakteri.
Mengatasi Batuk dan Pilek: Ramuan rebusan belimbing wuluh sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meredakan batuk rejan, pilek, dan sakit tenggorokan.
Kesehatan Kulit dan Mengatasi Jerawat: Sifat antimikroba dan antiinflamasi dari belimbing wuluh dapat membantu mengurangi jerawat, bintik hitam, dan peradangan kulit.
Mengatasi Masalah Pencernaan dan Wasir: Kandungan tanin dan terpen memiliki efek antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan wasir.
Meringankan Kram Otot: Kandungan kalsium dan kalium membantu menjaga kesehatan tulang dan mengurangi risiko kram otot.
Cara Penggunaan Umum:
Diminum: Rebus 3-6 buah belimbing wuluh yang sudah dibersihkan dan dipotong-potong, saring, dan minum airnya.
Dioleskan: Tumbuk belimbing wuluh bersama madu atau garam, lalu oleskan pada wajah yang berjerawat.
Catatan: Karena rasanya sangat asam dan mengandung asam oksalat, penderita masalah ginjal atau maag kronis sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin. (Sumber: Halodok).
Pewarta/Editor: Loh












