Busyet, Pengepul BBM Usir Wartawan di SPBU Tarowang

Jeneponto, Jurnalsepernas.id – ANEH tapi nyata, Daeng Gau oknum yang diduga pengepul alias penimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, warga Desa Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) sok jagoan mengusir wartawan di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tarowang Kabupaten Jeneponto.
Peristiwa itu bermula ketika M.Tajuddin, Kepala Biro Media Jurnalsepernas.id usai mampir untuk mengisi BBM di SPBU Tarowang, Rabu (1/4/26) sekitar pukul 14.00 Wita, ada Daeng Gau berdiri di area SPBU.
Hendak keluar, Si Pemburu Berita (Wartawan, red.) menyaksikan Daeng Gau sedang berdiri, M.Tajuddin lebih memilih ke luar mencari SPBU lain untuk mengisi mobilnya, dari pada bertengkar sama mafia BBM.
M.Tajuddin belum sempat meninggalkan SPBU, Daeng Gau sudah mendamprat dengan kata-kata tak pantas sembari dengan congkaknya mengusir, seolah-olah SPBU miliknya.
“Keluar…,kamu yang beritakan saya sebagai pengepul,” murka Daeng Gau dengan mata melotot.
Mendapat perlakuan tak senonoh itu, M.Tajuddin lantas menghindar mencari aman tak perlu merespon orang yang sedang naik pitam, rugi melayani manusia keparat sok jago ala Daeng Gau.
Bila menelaah sifat congkak dan berani Daeng Gau mengusir insan pers, kuat dugaan dirinya dilindungi pengelola SPBU dan aparat keamanan setempat yang sudah kongkalikong, sehingga terus menerus terjadi pembiaran.
Terkait hal itu, Pemimpin Redaksi (Pimred)/Penanggung Jawab Jurnalsepernas.id, La Ode Hazirun (Loh) tidak menerima perlakuan manusia kotor pemain BBM ilegal alias pengepul yang dipertotonkan secara terang-terangan di depan umum dan pihak Managemen Jurnalsepernas.id akan menyurati pihak Pertamina, supaya semua SPBU dalam wilayah pengawasan mereka ditertibkan.
Sementara sehubungan pengusiran itu, pihak Manager SPBU Tarowang, Wahab ketika dihubungi via whatsapp (WA), untuk mempertanyakan, kenapa M Tajuddin dilarang mengisi BBM sama Daeng Gau. Apakah ada perintah dari Wahab? Tapi dia tak merespon panggilan, karena sudah memblokir nomor Jaringan Pribadi (Japri) wartawan, M.Tajuddin.
Perwarta: Tim
Editor : Loh












