Kesehatan

Nelson Tinjau Posko Covid-19 dan Serahkan Bansos

Gorontalo, Jurnalsepernas.id – BUPATI Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Nelson Pomalingo meminta para Kepala Desa (Kades) di Wilayah Kabupaten Gorontalo untuk memaksimalkan fungsi Posko Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di tingkat desa selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Nelson Pomalingo, menekankan, posko tingkat desa sebagai lembaga yang dibentuk untuk melakukan pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung pelaksanaan PPKM.

“Tugas kepala desa melakukan koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 tingkat kecamatan. Kemudian, satgas kecamatan melapor kepada Satgas Covid-19 di tingkat kabupaten,” ujar Nelson, saat ditemui usai meninjau dan monitoring sejumlah Posko di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, dan Posko Covid-19 di Desa Haya-Haya, dan Desa Ombulo, Kecamatan Limboto Barat, Kamis (29/07).

Sebelumnya, kunjungan Bupati dua periode itu dimulai dari kegiatan masyarakat di Pasar Tradisional Kayubulan, dirangkaikan dengan pembagian masker gratis kepada penujung pasar, baik kepada pembeli maupun penjual.

Nelson menjelaskan, saat ini situasi Daerah Gorontalo telah masuk zona menghawatirkan terhadap penyebaran Covid-19, sehingga menjadi alasan mendesak betapa urgensinya (Mendesak) pengawasan harus telaten dilakukan.

Kata Nelson, monitoring dan Peninjauan Posko Covid-19 ini ada beberapa alasan; Pertama, Gorontalo masuk pada level tiga, sehingga pengendalian ini harus benar-benar telaten dan serius. “Olehnya itu, baik Forum Komunikas Pimpinan Daerah (Forkompinda) maupun Kecamatan dan Desa (Pemerintah), melakukan pembenahan, monitoring dan kontrol terhadap pencegahan Covid-19,” jelas Nelson,
pada kegiatan monitoring dan peninjauan posko Covid-19.

Dalam kesempatan itu, Bupati pun menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat, hal itu guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam situasi pandemik Covid-19.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo memastikan, stabilitas kebutuhan masyarakat aman selama masa pandemik, sehingga target penyerahan bantuan sosial harus dipacu dalam seminggu. “Bansos ini ada tiga, yaitu, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, Bantuan Sosial Tunai (BST) yang melalui Pos, dan Bantuan Non Tunai (BNT) dalam bentuk beras. Insya Allah minggu ini selesai semua. Saya harap bantuan ini akan membantu masyarakat dalam masa pandemi,” ujar Nelson.

Dalam mengendalikan penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo telah melibatkan semua elemen dan didukung oleh TNI dan Polri, karenanya masyarakat diminta jangan hanya berpangku tangan, tetapi turut berperan aktif menuntaskan persoalan, sehingga situasi pandemik dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan segera berakhir.
“Saya sebenarnya punya target minggu depan ini atau bulan depan ini sekolah kita akan buka. Itu pun, jika sudah masuk level dua. Jika level tiga maka kita belum bisa,” pungkas Nelson.

Pewarta : Sirajuddin Luma
Editor : Loh

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *