𝐏𝐄𝐍𝐃𝐈𝐃𝐈𝐊𝐀𝐍- 𝐁𝐔𝐃𝐀𝐘𝐀

MPR-RI Malu SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang

(Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, Foto: Dok.Istikewa)

Pontianak, Jurnalsepernas.id –
KEPALA Sekolah Menengah Atas Negeri (Kepsek SMAN) 1 Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Indang Maryati patut diacungi jempol.

Betapa tidak, pasalnya tawaran Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI), Ahmad Muzani meminta tanding ulang, tapi resmi ditolak mentah-mentah tawaran tanding ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2026 seperti yang disodorkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) selaku penyelenggara.

Tentu penolakan tersebut bagaikan tamparan keras bagi lembaga tinggi negara tersebut dan merasa malu akibat ulah dewan juri yang tidak cerdas dan tidak cermat.
IMG 20260516 WA0000 Jurnal Sepernas
MPR-RI sendiri sudah menyampaikan permohonan maaf dan komitmen perbaikan setelah keputusan juri dlam LCC 4 Pilar pada Sabtu, 9 Mei 2026) lalu menuai kontroversi karena penjurian yang tidak fair.

Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati menegaskan langkah protes yang dilakukan sekolahnya semata-mata demi transparansi, objektifitas, dan akuntabilitas perlombaan, bukan untuk menjatuhkan kredibilitas lembaga manapun.

Berikut adalah lima poin penting pernyataan sikap SMAN 1 Pontianak yang diunggah melalui akun resmi @smansa.ptk pada Kamis, 14 Mei 2026.

1. Fokus pada Klarifikasi, Bukan Anulir Juara

Pihak sekolah menegaskan tidak ada niat sejak awal untuk menganulir hasil lomba. Upaya yang dilakukan murni untuk mendapatkan kejelasan dan konfirmasi atas poin-poin yang dipersoalkan dalam mekanisme lomba.

2. Menolak Terlibat Lomba Ulang

Meski MPR RI memberikan sinyal adanya perbaikan dan kemungkinan lomba diulang, SMAN 1 Pontianak secara tegas menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan LCC ulang tersebut.

3. Dukung SMAN 1 Sambas ke Tingkat Nasional

Menunjukkan sikap sportif, Smansa Pontianak menyatakan menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan.

Mereka memberikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas yang akan mewakili Kalimantan Barat di ajang LCC 4 Pilar tingkat Nasional.

4. Permohonan Maaf Atas Kegaduhan
IMG 20260516 WA0001 Jurnal Sepernas
Pihak SMAN 1 Pontianak menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Sekolah mengajak semua pihak menyelesaikan persoalan ini dengan semangat kebersamaan dan menjunjung tinggi nilai persatuan.

5. Komitmen Integritas Pendidikan

Pernyataan ditutup dengan harapan agar iklim pendidikan di Kalimantan Barat tetap kondusif, aman, dan nyaman.

SMAN 1 Pontianak menyatakan komitmennya terhadap pendidikan yang berintegritas dan siap kembali berpartisipasi di masa depan.

“Demikian pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab kami. Sampai jumpa di LCC 4 Pilar 2027,” tulis penutup pernyataan resmi tersebut.

Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas simpang siur kabar di media sosial mengenai posisi SMAN 1 Pontianak dalam kompetisi bergengsi tersebut.

Pewarta: Faisal Asmura
Editor : Loh

Laode Hazirun

Ketua Umum Jurnal Sepernas."Sepernas satu2nya organisasi pers dari Indonesia timur yg merancang UU Pers tahun 1998 bersama 28 organisasi pers" HP: 0813-4277-2255