TNI-POLRI

Kapolda Sulsel Putra Daerah Takalar

Takalar, Jurnalsepernas.id – SETELAH Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subuanto melantik Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, pada Kamis (1/10/26), Kapilri baru langsung melakukan gebrakan tegas dengan merotasi dan memutasi sejumlah Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri, termasuk jabatan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel), pada Jumat (2/10/26).

Dalam mutasi terbaru tersebut, Irjen Pol Dr. Awal Chaeruddin dipercaya menggantikan Irjen Pol Djuhandani Raharjo yang mendapat penugasan baru di Mabes Polri.

Pergantian jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang ditandatangani Wakapolri Komjen Pol Wahyu Adiningrat. Melalui surat telegram itu, Irjen Pol Awal Chaeruddin mendapat amanah sebagai Kapolda Sulsel setelah sebelumnya menjabat sebagai Analis dan Advokasi Hukum di Mabes Polri.

Penunjukan Irjen Pol Awal Chaeruddin sebagai Kapolda Sulsel mendapat perhatian masyarakat, khususnya di Kabupaten Takalar.

Pasalnya, jenderal bintang dua lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 tersebut memiliki ikatan keluarga yang kuat dengan daerah berjuluk Butta Panrannuangku alias putra daerah Takalar.

Mantan ajudan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, tersebut diketahui memiliki keluarga besar di Lingkungan Bone-Bone dan Bilacaddi, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar.

Di tengah kesibukannya sebagai perwira tinggi Polri, ia tetap aktif menjalin silaturahmi dengan keluarga dan kerabat di kampung halamannya.

Tak hanya itu, Irjen Pol Awal Chaeruddin juga dikenal rutin berziarah ke makam kedua orang tuanya di Lingkungan Bone-Bone, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Pattallassang.

Kedekatannya dengan keluarga dan kampung halaman menjadi salah satu sisi kehidupan yang dikenal luas oleh masyarakat setempat.

Ruslin Karaeng Leo, sepupu satu kali Irjen Pol Awal Chaeruddin, menuturkan, sosok sang jenderal dikenal ramah, sederhana, dan tidak menyukai perlakuan istimewa. Bahkan saat pulang ke Takalar, ia kerap menolak pengawalan khusus dan memilih berbaur dengan keluarga serta masyarakat.

“Pak Jenderal selalu menolak perlakuan khusus berupa pengawalan ketika pulang kampung dan bertemu keluarganya di Takalar,” ujar Ruslin Karaeng Leo kepada awak media, Sabtu (3/10/26).

Ruslin juga menyampaikan doa dan harapannya, agar Irjen Pol Awal Chaeruddin senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah sebagai Kapolda Sulsel.

Ia berharap, sang jenderal dapat terus memberikan pengabdian terbaik bagi institusi Polri, masyarakat, bangsa, dan negara.

Diketahui, Irjen Pol Awal Chaeruddin merupakan putra dari Drs. H. Chairuddin, M.Si., Karaeng Lallo, yang pernah menjabat sebagai Deputi Ketua LAN-RI Makassar periode 1968–1991.

Sementara ibundanya, Dra. Hj. Hatma Tamma, dikenal sebagai akademisi dan dosen pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (Unhas).

Dengan pengalaman panjang di institusi Polri serta kedekatannya dengan masyarakat Sulawesi Selatan, kehadiran Irjen Pol Awal Chaeruddin diharapkan dapat membawa semangat baru dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat. (Sumber: Bidang Humas Polda Sulsel).

Pewarta: Abd Rauf Ampa
Editor : Loh

Laode Hazirun

Ketua Umum Jurnal Sepernas."Sepernas satu2nya organisasi pers dari Indonesia timur yg merancang UU Pers tahun 1998 bersama 28 organisasi pers" HP: 0813-4277-2255