𝐄𝐊𝐎𝐍𝐎𝐌𝐈- 𝐁𝐈𝐒𝐍𝐈𝐒

DKM Jabal Nur Bontoa Kelola Depot Air Minum

Makassar, Jurnalsepernas.id — DEWAN Kemakmuran Masjid (DKM) Jabal Nur Bontoa, Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) meresmikan pembangunan usaha depot air minum pada Jumat (16/10/26).

Usaha yang digagas Ketua DKM Jabal Nur Bontoa, H. Massero, S.T., M.T., ini diharapkan menjadi sumber pendapatan untuk membantu membiayai operasional dan kegiatan masjid.
IMG 20261016 WA0006 Jurnal Sepernas
Peresmian yang dirangkaikan dengan pelaksanaan salat Jumat tersebut dihadiri aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), termasuk personel Satuan Brigade Mobile Kepolisian Daerah (Brimob Polda) Sulawesi Selatan, Lurah Parangloe, Tokoh Masyarakat, (Tomas), para Ketua Rukun Tetangga (RT), dan Rukun Warga (RW) se-Kelurahan Parangloe, para jamaah, dan warga setempat.

Suasana Masjid Jabal Nur Bontoa tampak lebih ramai dari biasanya. Usai salat Jumat, para tamu undangan dan jamaah menuju lokasi depot air minum yang berada di bagian belakang masjid.

Dalam rangkaian peresmian tersebut, pengurus DKM menyediakan air secara gratis bagi warga.
IMG 20261016 WA0007 Jurnal Sepernas
Masyarakat menyambut kegiatan itu dengan antusias. Sejumlah warga terlihat membawa galon kosong untuk mengambil air sebagai bagian dari kegiatan berbagi pada hari Jumat.

Ketua DKM Jabal Nur Bontoa, H. Massero, S.T., M.T menjelaskan, sumber air depot berasal dari sumur bor dengan ke dalaman mencapai 192 meter.

Berdasarkan informasi awal dari pengelola, parameter pH dan Total Dissolved Solids (TDS) air telah memenuhi nilai yang ditargetkan. Namun, proses pengujian laboratorium secara lengkap dan pengurusan persyaratan kelayakan serta perizinan terkait masih berlangsung.

Dengan demikian, hasil pemeriksaan awal tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa air telah memenuhi seluruh persyaratan kualitas air minum.

Kepastian kelayakan perlu mengacu pada hasil pengujian laboratorium yang lengkap serta pemenuhan ketentuan yang berlaku.

Pengembangan depot air minum ini merupakan salah satu upaya DKM Jabal Nur Bontoa untuk membangun kemandirian ekonomi berbasis masjid.
IMG 20261016 WA0004 Jurnal Sepernas
Nantinya, usaha tersebut direncanakan melayani kebutuhan air minum masyarakat dengan sistem berbayar, sedangkan pendapatannya akan digunakan untuk membantu membiayai operasional masjid dan mendukung kegiatan keagamaan serta sosial.

Pengurus berharap, usaha ini dapat berkembang secara berkelanjutan dan dikelola secara transparan, sehingga memberikan manfaat bagi masjid maupun masyarakat sekitar.

Melalui program tersebut, DKM Jabal Nur Bontoa berupaya memperkuat peran masjid, tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi dan pelayanan sosial bagi warga Bontoa dan Kelurahan Parangloe pada umumnya.

Pengurus juga diharapkan dapat menuntaskan pengujian kualitas air dan seluruh persyaratan yang diperlukan sebelum depot dinyatakan memenuhi kelayakan untuk menyediakan air minum bagi masyarakat.

Pewarta: H.Zulkarnain
Ediror : Loh

Laode Hazirun

Ketua Umum Jurnal Sepernas."Sepernas satu2nya organisasi pers dari Indonesia timur yg merancang UU Pers tahun 1998 bersama 28 organisasi pers" HP: 0813-4277-2255