Kriminal - Korupsi

dr Lois Ditangkap Tak Percaya Covid-19

Jakarta, Jurnalsepernas.id – MARKAS Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) mengambil alih kasus dr Lois Owien dari Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya. dr Lois Owien ditangkap setelah sempat sesumbar tak percaya Corona Virus Disease 19 (Covid-19).

Menurut Kepala Divisi Gubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono dr Lois ditangkap oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada Minggu (11/7) kemarin.

“Kemarin minggu diamankan Polda Metro Jaya dan dilimpahkan ke Mabes Polri,” kata Argo saat dikonfirmasi, Senin (12/07).

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan.

“Kemarin yang nangkap dari Polda Metro Jaya pukul 16.00 WIB,” kata Ramadhan kepada wartawan, Senin (12/07).

Kendati begitu, Ramadhan mengakui belum mengetahui persis kronologis hingga detil kasus tersebut. Menurutnya, detil hingga kronologis kasus tersebut akan disampaikan saat jumpa pers siang ini.

dr Lois belakangan menjadi perbincangan khalayak media sosial usai menyatakan, tak percaya adanya Covid-19. Pernyataan itu dilontrakan dr Lois saat menjadi bintang tamu dalam acara talk show yang diunggah di kanal Youtube Hotman Paris Official, Jumat (9/07) lalu.

Ketika itu Hotman Paris mengajukan pertanyaan tentang pendapat dr Lois soal Covid-19. Selanjutnya, dia dengan lantang menjawab tak percaya sama sekali dengan adanya Covid-19.

“Pertanyaan saya yang pertama, ibu sebagai dokter percaya nggak ada Corona?” tanya Hotman.

dr Lois menyebut kematian pasien bukan karena Covid-19. Melainkan, kata dia, akibat interaksi antar obat.

“Interaksi antar obat. Pak kalau misalnya buka data di rumah sakit, itu pemberian obatnya lebih dari enam macam,” jelas dr Lois.

Selanjutnya, saat ditanya mengenai penyebab ribuan orang datang ke rumah sakit, dr Lois menjawab bahwa hal itu karena stres. “Jadi ada karena penurunan imunitas, satu karena stres bisa,” ungkapnya.

Sontak, pernyataan dr Lois itu menjadi perdebatan. Hotman dan Melaney juga menilai pernyataan dr Lois tak masuk akal hingga suasana pun menjadi semakin tegang, karena perdebatan itu.

Bukan hanya di Youtube, video tersebut juga viral hingga media sosial lain seperti Tiktok dan Instagram. Beberapa warganet tampak mendukung dr. Lois sedangkan sebagian mengecam. (Sumber: Ikatan Jurnalis Kepolisian).

Pewarta : Alamsyah
Editor : Loh

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *