Akibat Jalan Rusak, Warga TTS Minta Perhatian KDM

Soe, Jurnalsepernas.id – JALANAN merupakan urat nadi perekonomian masyarakat yang mengbungkan walayah satu ke wilayah lainnya. Apabila jalan rusak atau terputus, maka arus transportasi masyarakat macet dan perekonomian salah terhambat.
Hal ini dirasakan pula masyarakat Amanatun Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), sehingga salah warga melalui akun Media Sosial (Medsos) Facebooknya meminta Kang Dedi Muliadi (KDM), Gubernur Jawa Barat (Jabar) untuk datang ke Kabupaten TTS, agar bisa membantu masyarakat Amanatun dan Malaka yang akses jalannya putus total, kicauan Medsos ini merupakan sindiran bagi gubernur NTT dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTS.
Warga yang nama Facebooknya Rendy Manhitu menayangkan beberapa foto kerusakan jalan di Akun Facebooknya memang kelihatan jalan sangat rusak parah, hingga Sabtu 25 April 2026 belum ada pemerintah daerah yang turun ke lokasi untuk dapat membantu memperbaiki jalan yang rusak tersebut.
Sehingga melalui informasi dari Medsos Facebook, Randy Manhitu, awak media Jurnalsepernas.id menulis secara resmi ke media ini demi mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, provinsi dan pemerintah pusat.
Mengapa? Karena memang jalan itu sangat penting dan sangat di butuhkan warga Amanatun Utara TTS Dan earga Kabupaten Malaka.
Adapun disampaikan salah deorang warga Kecamatan Polen, Kabupaten (TTS), Ande Timo kepada Awak Media ini mengatakan, jika memang Pemerintah Daerah (TTS) tidak mampu memperbaiki akses jalannya masyarakat, maka dia setuju atas pernyataan Rendy Manhitu yang meminta bantuan dari KDM yang bekerja pakai hati.
Dia pun menyampaikan, jalan ayotupas sangatlah rusak parah sejak tiga tahun yang lalu, tapi tak ada satu pemerintah pun membuka mata untuk melihat kerusakan jalan di Ayotupas, Kecamatan Amanarun Utara, sehingga kalau hari ini rakyat melalui akun Facebooknya meminta ke pihak lain ya wajar-wajar saja.
“Andai saya punya nomer Telponnya Kang Dedi Muliadi atau bapak Presiden Prabowo Subianto, saya ingin menyampaikan secara langsung biar bisa dapat langsung membantu masyarakat terputus akses jalan nya, karena saya menilai Pemerintah Daerah sangat lamban dalam menanggapi permohonan masyarakat,” ujar Ande Timo.
Menurut Ande ini baru awal musim hujan yang bisa merusak jalan lain selain Jalan Ayotupas. Jadi kalau Pemerintah Daerah tidak sigap, maka masyarakat yang korban akibat terisolir karena putusnya jalan akan semakin bertambah di Kabupaten (TTS) dan Pemerintah daerah jangan kaget ketika rakyat semakin miskin.
Pewarta: Maklon Angket
Editor : Loh












