Breaking News

Tanggul Jebol Dibiarkan, Banjir Ngamuk?

Sengkang, Jurnalsepernas.id – HUJAN lebat yang turun beberapa hari terakhir di Kabupaten Wajo mengakibatkan beberapa desa dilanda banjir, karena tanggul yang jebol sampai sekarang belum diperbaiki.

Salah satu desa yang parah terdampak banjir adalah Ujung Pero, Kecamatan Sabbang Paru, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan Sulsel, Kamis (24/02).

Akibat tanggul sungai jebol, sehingga air merambah kemana-mana termasuk menggenangi lahan persawahan dan rumah warga di sekitarnya.

Ada sekitar kurang lebih 700 hektar lahan persawahan di Ujung Pero yang sudah ditanami padi terancam gagal penen. Pasalnya, hamparan sawah tersebut sudah terendam banjir, juga tiga rumah warga ambruk dan ratusan rumah lainnya tergenang air termasuk rumah Kepala Desa (Kades) Ujung Pero.

Melihat kondisi demikian, warga cuma pasrah, sementara kerugian ditaksir keseluruhan diperkirakan miliaran rupiah.

Dengan demikian kondisi saat ini, para petani dan warga yang rumahnya tergenang air, hanya bisa pasrah saja melihat keadaan ini, dan berharap pemerintah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum Bidang Pengembangan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Wajo untuk mengerjakan kembali tanggul yang jebol tersebut.

Menurut Kepala Desa (Kades) Ujung Pero, H. Abidin saat ditemui di rumahnya oleh Tim Investigasi dan Monitoring Media Jurnalsepernas.id mengatakan, yang jadi masalah di sini adalah jebolnya tanggul hingga ambruk sepanjang kurang lebih 100 meter dibiarkan tidak diperbaiki. “Akibitnya sehingga air meluap kepersawahan dan perkampungan warga,” jelasnya.

Lanjut Kades, kejadian ini sudah ketiga kalinya, warga di desa ini meminta kepada pemerintah Wajo untuk mengantisipasi tanggul yang jebol itu,” pintanya.

Pewarta : Riska Abidin
Editor : Loh

RUSMIN

Mengungkap Fakta Tampa Batas dengan melalui investigasi dan monitoring

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *