๐Š๐‘๐ˆ๐Œ๐ˆ๐๐€๐‹ - ๐Š๐Ž๐‘๐”๐๐’๐ˆ

Penikam Mantan Kapolsek di Soppeng Diamankan

Makassar, Jurnalsepernas.id — KASUS penikaman terhadap Purnawiran Kompol Kamaruddin (63) mantan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) yang sempat menggegerkan warga Desa Abanunge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya diamankan.

Pelaku sejumlah empat orangย sudah mengaku melakukanย penikaman terhadap purnawirawan polisi, hingga menyebabkan korban meninggal di depan rumahnya, menyerahkan diri.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana membenarkan saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan, ada pelaku penikaman yang menyebabkan mantan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek), Kompol Purn Kamaruddin meninggal dunia telah diamankan.

Para pihak yang menyerahkan diri ituย antara lain Surya Nugraha (19), Erpandi (21), Yusril Mahenra (19) dan Zainal (20).

“Pelaku penikaman purnawirawan polisi yang meninggal dunia telah diamankan. Mereka menyerahkan diri di Polres Bone, sehingga dilakukan koordinasi dengan Polres Soppeng,” kata Komang, Jumat (11/2).

Korban meninggal dunia setelah pelaku menikam dengan menggunakan sebilah badik yang mengenai dada sebelah kanannya sebanyak satu kali.

“Barang bukti yang diamankan dari para pelaku sebilah badik, sebatang kayu balok, dan satu lembar sarung. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tikaman yang mengenai dadanya,” jelas Komang.

Saat ini, para pelaku kata Komang telah diamankan di Mapolres Soppeng untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Sudah diamankan dan masih dilakukan pemeriksaan dulu terhadap para pelaku,” imbuhnya.

Sejauh ini kepolisian belum mengungkap motif tindakan tersebut, namun kejadian berawal dari Anak korban yaitu Lel. Nur Aryanto Margasatya berboncengan dengan temannya Per. Evalina dikejar oleh empat pelaku dengan menggunakan sepeda motor yang marah ketika didahului oleh anak korban, sehingga para pelaku melakukan pengejaran dan selanjutnya terjadi perselisihan di depan kediaman korban antara Istri bersama anak korban serta keempat pelaku.

Daat itu korban keluar rumah dan akhirnya pelaku melakukan penikaman pada bagian dada sebelah kanan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. (Sumber: Humas Polda Sulsel).

Pewarta: Oleng/Arifuddin
Editor : Loh

๐‘๐”๐’๐Œ๐ˆ๐

๐Š๐ž๐ญ๐ฎ๐š ๐ˆ๐ˆ ๐ƒ๐ž๐ฐ๐š๐ง ๐๐ข๐ฆ๐ฉ๐ข๐ง๐š๐ง ๐๐ฎ๐ฌ๐š๐ญ ๐’๐ž๐ซ๐ข๐ค๐š๐ญ ๐๐ž๐ซ๐ฌ ๐‘๐ž๐Ÿ๐จ๐ซ๐ฆ๐š๐ฌ๐ข ๐๐š๐ฌ๐ข๐จ๐ง๐š๐ฅ (๐ƒ๐๐- ๐’๐„๐๐„๐‘๐๐€๐’) ๐๐š๐ง ๐Š๐จ๐ซ๐๐ข๐ง๐š๐ญ๐จ๐ซ ๐๐š๐ฌ๐ข๐จ๐ง๐š๐ฅ (๐Š๐Ž๐‘๐๐€๐’) ๐Œ๐ž๐๐ข๐š ๐‚๐ž๐ญ๐š๐ค ๐๐š๐ง ๐Ž๐ง๐ฅ๐ข๐ง๐ž, ๐‘ฑ๐’–๐’“๐’๐’‚๐’๐’”๐’†๐’‘๐’†๐’“๐’๐’‚๐’”.๐’Š๐’…- ๐Œ๐„๐๐†๐”๐๐†๐Š๐€๐ ๐…๐€๐Š๐“๐€ ๐“๐€๐๐๐€ ๐๐€๐“๐€๐’ , ๐Œ๐ž๐ฅ๐š๐ฅ๐ฎ๐ข ๐ˆ๐ง๐ฏ๐ž๐ฌ๐ญ๐ข๐ ๐š๐ฌ๐ข ๐๐š๐ง ๐Œ๐จ๐ง๐ข๐ญ๐จ๐ซ๐ข๐ง๐  Telepon: 082332930636 / 082312911818.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *