𝐏𝐎𝐋𝐈𝐓𝐈𝐊- 𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐀𝐇𝐀𝐍

Akibat Beda Dukungan, Rumah Dibongkar

Jeneponto, Jurnalsepernas.id – SETIAP kontestasi pemilihan pejabat yang terjadi beberapa daerah di Indonesia, kerap menimbulkan ekses atau dampak negatif dikalangan pendukung.

Hal itu seperti nampak dalam di media sosial (medsos) sejumlah rumah warga di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), dibongkar karena pemiliknya berbeda pilihan di Pemilihan Kepala Desa (pilkades). Sedikitnya ada sembilan unit rumah warga yang sudah dibongkar.

Dalam video viral, tampak rumah panggung dibongkar pemilik lahan tempat rumah tersebut berdiri. Sejumlah warga setempat ikut membantu pembongkaran itu.

Hal itu diakui Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jeneponto, Ajun Komisaris Besar Polisi (AJBP) Yudha Kesit Dwijayanto saat dihubungi Jurnalsepernas.id, Rabu (17/11). “Sementara informasinya ada 8 sampai 9 yang dibongkar,” ujar Yudha.

Menurut Yudha, pembongkaran rumah warga itu dilakukan pada Selasa (16/11). Dia lantas menjelaskan duduk perkara pembongkaran.

Dijelaskannya, seorang pemilik lahan tempat para warga membangun rumah, mempunyai kerabat calon kepala desa. Pemilik lahan bernama Dg Gassing itu pun kecewa, karena mengetahui para warga yang selama ini membangun rumah di atas lahannya tidak memilih kandidat yang didukung Dg Gassing. “Seumpama saya yang punya lahan, saya mempunyai calon kepala desa, masa tinggal di lahan saya masa nggak setia sama saya, perasaan saya bagaimana,” Yudha mencontohkan tindakan Dg Gassing.

Lanjut Yudha, mungkin Dg Gassing kecewa, lahannya ditempati cuma-cuma, ketika dibutuhkan partisipasinya mebantu memilih calon Kades keluarga pemilik lahan, mereka enggan membantu. “Kamu nggak punya lahan nggak punya tempat tinggal cuman numpang gratis lahan milik orang, ternyata kamu tidak sehati atau tidak setia atau tidak mendukung dukungan saya, sampai kecewa,” lanjut Yudha.

Ditambahkan Yudha, peristiwa pembongkaran rumah tersebut, dilakukan secara sukarela oleh para warga pemilik rumah.
“Sebelum ada pemilihan kepala desa, para warga memang juga sudah buat surat pernyataan kalau memang pemilik lahan mau ambil lahannya, pemilik rumah bersedia membongkar secara sukarela,” pungkas Yudha.

Pewarta : Dg Kulle
Editor : Loh

𝐑𝐔𝐒𝐌𝐈𝐍

𝐊𝐞𝐭𝐮𝐚 𝐈𝐈 𝐃𝐞𝐰𝐚𝐧 𝐏𝐢𝐦𝐩𝐢𝐧𝐚𝐧 𝐏𝐮𝐬𝐚𝐭 𝐒𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐭 𝐏𝐞𝐫𝐬 𝐑𝐞𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐬𝐢 𝐍𝐚𝐬𝐢𝐨𝐧𝐚𝐥 (𝐃𝐏𝐏- 𝐒𝐄𝐏𝐄𝐑𝐍𝐀𝐒) 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐨𝐫𝐝𝐢𝐧𝐚𝐭𝐨𝐫 𝐍𝐚𝐬𝐢𝐨𝐧𝐚𝐥 (𝐊𝐎𝐑𝐍𝐀𝐒) 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐂𝐞𝐭𝐚𝐤 𝐝𝐚𝐧 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞, 𝑱𝒖𝒓𝒏𝒂𝒍𝒔𝒆𝒑𝒆𝒓𝒏𝒂𝒔.𝒊𝒅- 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐔𝐍𝐆𝐊𝐀𝐏 𝐅𝐀𝐊𝐓𝐀 𝐓𝐀𝐍𝐏𝐀 𝐁𝐀𝐓𝐀𝐒 , 𝐌𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮𝐢 𝐈𝐧𝐯𝐞𝐬𝐭𝐢𝐠𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐌𝐨𝐧𝐢𝐭𝐨𝐫𝐢𝐧𝐠 Telepon: 082332930636 / 082312911818.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *