Ekonomi - Bisnis

Masyarakat Leppangang Kembali Terima Bantuan Tunai

Pinrang, Jurnalsepernas.id,WARGA Desa Leppangang, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), saat ini Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah manerima uang tunai, bukan lagi berupa pangan atau sambako.
Pencairannya berlangsung di beberapa tempat yakni,Kelurahan Teppo, sedangkan di Desa Mattiro Ade 152 KK,dan di Desa Leppangang 58 KK.Total keseluruhan pada dua Desa tersebut terdapat 210 KK yang penyerahannya berlangsung di Kantor Desa Leppangang, pada Rabu (09/03) dimulai pukul 08:00 Wita. Warga penerima bantuan uang tunai tersebut, masing-masing Desa Mattiro Ade dan Desa Leppangang memperoleh Rp.600 ribu/KK.
Menurut salah satu staf Desa Mattiro Ade yang tidak disebutkan namanya, saat ini penerima yaitu Desa Mattiro Ade, Desa Leppangang, dan Kelurahan Teppo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulsel.
Kepala Desa (Kades) Leppangang, Abbas Baduai, SE mengatakan, sebelum pencairan bantuan, masing-masing staf Desa dan Kelurahan jauh sebelumnya sudah mengantarkan undangan ke rumah masing-masing perserta penerima bantuan uang tunai tersebut, dan diharap secepatnya datang ke kantor membawa undangan serta identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dengan tidak lupa memakai masker.
Abbas Baduai selanjutnya mengintruksikan kepada semua penerima dan pengantar agar menggunakan masker,karena keadaan sekarang mewabahnya penyakit Corona Virus Disease 19
(Covid-19) dan varian baru disebut Omicron. “Maka dengan ini kita seluruh masyarakat harus mematuhi peraturan pemerintah tentang Protokol Kesehatan (Prokes) yakni; memakai masker,” ujar Abbas.
Sekali lagi Abbas selaku Kades menyampaikan kepada penerima harus memperhatikan identitasnya, berupa KTP dan KK sebelum menuju ke Kantor Desa, karena penerima tidak bisa di wakili dengan orang lain,kecuali keluarganya yang ada tertera namanya dalam KK,tapi bukan cucu atau sepupu.
Petugas dari Kantor Pos Pare Pare yang namanya tidak disebutkan ketika di konfirmasi sama awak media bagaimana penerima yang lagi sakit yang tidak bisa datang? Dijawabnya, kalau sudah selesai penerima yang ada di kantor pihaknya diperintahkan mendatangi rumah penerima.
Staf Desa Mattiro Ade yang enggan disebut namanya, menghimbau kepada seluruh peserta penerima, bahwa bebas membelanjakan uangnya di mana saja, di pasar, di Toko yang penting bermanfaat bagi kebutuhan rumah tanggata.
Serlinda, pendamping Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dalam kesempatan itu, meminta agar bagi orang tua renta supaya didahulukan. Serlinda merasa kasihan melihat warga penerima yang sudah tua duduk beralaskan sendal bersandar di tembok kantor sambil menunggu giliran namanya disebut, hal ini direspon oleh warga penerima bantuan lainnya.
Suleman salah satu penerima bersyukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa dan berterima kasih kepada pemerintah, karena bantuan yang sangat diharapkannya  cair lagi menjelang Bulan Puasa yang dianggapnya sangat berguna di Bulan Puasa nanti.
Pewarta: Andi Anshari
Editor             : Loh

RUSMIN

Mengungkap Fakta Tampa Batas dengan melalui investigasi dan monitoring

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *