Olahraga

Sedih, Italia Gagal ke Piala Dunia

Roma, Jurnalsepernas.id
PIALA Dunia 2022 makin dekat. Tim nasional top dari seluruh dunia mulai mempersiapkan diri menyongsong putaran final yang dijadwalkan berlangsung di Qatar pada akhir tahun ini.
Sayangnya, masih ada beberapa tim yang belum memastikan dirinya lolos ke partai puncak turnamen tersebut. Terdapat pula hasil mengejutkan dalam fase Kualifikasi Piala Dunia 2022, yakni tersingkirnya Gli Azzurri julukan Timnas Italia oleh Makedonia Utara.
Juara Euro 2020 itu takluk 0–1 saat menjamu lawannya di Stadion Renzo Barbera pada Jumat (25/93). Bermain 0–0 hingga mendekati akhir babak kedua, pasukan Roberto Mancini kecolongan gol Aleksandar Trajkovski di injury time.
Gli Azzurri sejatinya bermain cukup solid di awal pertandingan. Mereka memenangkan sebagian besar duel di lapangan dan berhasil membatasi pergerakan pemain Makedonia Utara, mereka seharusnya memanfaatkan momen sebagai tuan rumah. Namun, Domenico Berardi Cs gagal memanfaatkan sejumlah peluang.
Malapetaka justru menimpa Timnas Italia di menit-menit akhir. Kiper Gianluigi Donnarumma gagal menepis tendangan jarak jauh Trajkovski, menyebabkan Gli Azzurri tak berhasil melaju ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar dan mereka tersingkir, (Kasihan, sedih Italia Negara Sepakbola Besar, red.)
Italia menjadi tim keempat yang gagal lolos dari kualifikasi Piala Dunia, usai meraih gelar juara Euro. Berikut negara-negara yang berstatus sebagai juara Euro, tetapi bernasib buruk di Piala Dunia, seperti dilansir dari Sportskeeda.
1. Cekoslovakia (1978)
Bintang tim nasional Cekoslovakia, Antonin Panenka, saat mencium trofi Piala Eropa 1976 usai mengalahkan Jerman Barat 5-3 lewat babak adu penalti. (UEFA)
Cekoslovakia merupakan bagian dari Grup tujuh Kualifikasi Zona Eropa untuk Piala Dunia 1978. Negara yang kini dipecah menjadi Republik Ceko dan Slovakia itu pernah mengalamai masa kejayaan usai keluar sebagai juara Euro 1976.
Sayangnya, predikat tersebut tak serta-merta membuat Cekoslovakia lolos ke putaran final Piala Dunia 1978 di Argentina. Berada satu grup dengan Skotlandia dan Wales, Cekoslovakia harus tersingkir dari kompetisi lantaran kalah di babak kualifikasi.
Skotlandia berhasil mengamankan tempat di partai puncak dengan torehan enam poin. Sementara itu, Cekoslovakia harus puas berada di urutan kedua setelah hanya berhasil mengoleksi empat poin.
2. Denmark (1994)
Peter Schmeichel. Pahlawan Denmark dalam kesuksesan merebut trofi Euro 1992 ini menjadi nominasi peraih Ballon d’Or 1992 bersama 6 rekannya sesama anggota Timnas Denmark. Nyatanya, gelar justru jatuh ke tangan Marco van Basten yang tampil gemilang bersama AC Milan. (AFP/Olivier Morin)
Denmark ikut serta dalam Kualifikasi Piala Dunia 1994 Zona Eropa yang terdiri atas dua leg dan berlangsung antara tahun 1992 dan 1993. Timnas negara ini ditempatkan dalam grup 3 bersama Albania, Latvia, Lithuania, Irlandia Utara, Republik Irlandia, dan Spanyol.
Adapun Denmark sebelumnya telah mencuri perhatian berkat kesuksesannya di Euro 1992. Diperkuat oleh pemain-pemain top seperti Peter Schmeichel dan Brian Laudrup, Denmark berhasil keluar sebagai juara Euro edisi tersebut.
Sayangnya, keberuntungan tak berlanjut hingga kualifikasi Piala Dunia 1994. Tim yang dijuluki Danish Dynamite ini kalah saing dengan selisih poin tipis. Spanyol dan Republik Irlandia, yang berstatus sebagai juara dan runner up grup, jadi dua negara yang lolos ke babak selanjutnya.
3. Yunani (2006)
Sihir Timnas Yunani di Euro 2004 tak lepas dari peran Angelos Charisteas (9). Ia berhasil mempersembahkan satu-satunya gol di partai final melawan Portugal, sekaligus mengunci gelar juara Piala Eropa pada edisi tersebut. (Foto: AFP/Javier Soriano)
Pada 2004, Yunani sukses mengejutkan kancah sepakbola dunia lantaran berhasil meraih trofi Euro usai mengalahkan Portugal yang notabene lebih diunggulkan di turnamen tersebut. Melansir Sportskeeda, Yunani menang 1–0 atas tuan rumah di babak final.
Sayang penampilan gemilang itu tak bertahan lama. Mereka gagal memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2006. Berada segrup dengan Albania, Denmark, Georgia, Kazakhstan, Turki, dan Ukraina, Yunani tak mampu bersaing.
Mereka kalah 2–1 dari Albania di laga kualifikasi pertama. Catatan tersebut diikuti dengan hasil imbang kala melawan Turki dan Ukraina. Akibatnya, Timnas Yunani harus mengubur harapan untuk bertanding di putaran final Piala Dunia 2006.
4. Italia (2022)
Hasil ini mengantar Makedonia Utara melaju ke babak final jalur C dan akan bertemu Portugal. Sementara Italia kembali merasakan pilu yang sama seperti di tahun 2018 lalu.
Italia menambah daftar panjang negara yang gagal melaju ke putaran final Piala Dunia, meski berstatus sebagai juara Euro. Skuad asuhan Roberto Mancini kalah 0 – 1 berkat gol semata wayang dari Aleksandar Trajkovski di injury time.
Kekalahan dari Makedonia Utara menandai kegagalan kedua berturut-turut bagi Italia untuk melaju ke putaran final Piala Dunia 2022. Sebelumnya, Gli Azzurri juga sempat absen di putaran final Piala Dunia 2018 usai kalah agregat 0–1 dari Swedia di babak playoff.
Italia sebenarnya dijagokan untuk memperebutkan tempat di putaran final Piala Dunia 2022 dengan Portugal. Namun, Makedonia Utara justru merebut posisi tersebut setelah tampil dengan pertahanan rapat dalam laga kontra Gli Azzurri, Jumat (25/03/). (Sportskeeda).
Pewarta/Editor: Loh

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *