Pendidikan - Budaya

SDN 12 Biccuing Tak Pernah Direnovasi ?

Watansoppeng, Jurnalsepernas.id – SEKOLAH merupakan wahana pendidikan bagi warga negara yang sangat penting untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yakni;’mencerdaskan kehidupan bangsa.

Untuk mencapai tujuan tersebut, sekolah harus memiliki sarana dan prasarana yang memadai, supaya para siswa dan guru dapat menjalankan aktivitas belajar dan mengajar dengan aman dan nyaman.

Salah satu sekolah yang harus menyediakan sarana belajar dan mengajar yang aman dan nyaman tersebut adalah Sekoka Dasar Negeri (SDN)12 Biccuing yang berada di Jalan Kayangan, Kelurahan Botto, Kecamatan, Lalabata, Kebupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), namun disayangkan sekolah ini tidak bisa menjalankan fungsinya secara utuh, karena kondisi gedung dan ruang belajarnya tidak memadai, bahkan sudah tidal layak.

.

SDN 12 Biccuing adalah sekolah dianggap tertua di Watan Soppeng, sehingga ada beberapa bagian bangunannya yang tidak layak digunakan, sehingga harus direnovasi atau diperbaiki.

Menurut Kepala sekolah ( Kepsek), Andi Hasnah Andi Hemmu, S.Pd saat dikonfirmasi di halaman sekolahnya, Sabtu (06/08) sekitar pukul 08.30 Wita, pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan ke pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Spppeng tentang kondisi sekolahnya, utamanya bagian ruangan guru dan perpustakaan, namun tidak ada respon atau perhatian dari pihak pengambil kebijakan sampai sekarang.

Untuk itu Kepsek Andi Hasna bahwa sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah, khususnya dinas terkait untuk perbaikan ruangan guru dan perpustakaan yang sudah tidak layak lagi ditempati.

Ditempat terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pers Reformasi Nasional (DPC-SEPERNAS), Rusmin membenarkan hal itu, bahwa pihaknya sudah melihat langsung tempatnya yang di anggap tidak layak huni. “Saya sendiri sudah melihat langsung hal itu,” ujar Rusmin.

Dalam pantauannya Rusmin membenarkan, ruangan guru dan perpustakaan sudah tidak layak digunakan. “Kurang lebih 30 tahun lamanya sekolah ini tidak mendapat bantuan perbaikan dan sekarang kondisinya sangat memprihatinkan tidak layak lagi ditempati,” ungkap Rusmin miris.

Hingga berita ini turun belum ada konfirmasi dari pihak Disdikbud Soppeng.

Pewarta: Tim
Editor : Loh

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga
Close