Breaking News

Pancasila Dinilai Salah, Wanita Penerobos Ingin Ketemu Jokowi,

Jakarta, Jurnalsepernas.id – WANITA yang mencoba menerobos Istana Negara dan menodongkan pistol jenis FN pada Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres), pada Selasa (25/10) ialah Siti Elina (24). Misteri wanita tersebut akhirnya terkuak.

Menurut Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi, rupanya ia hendak bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Hasil peneriksaan kita, dia datang ke Istana, tujuan sebenarnya adalah ingin bertemu Pak Jokowi,” ujar Hengki Haryadi dalam konferensi pers, Rabu (26/10).

Hengki menambahkan, Siti Elina hendak menyampaikan sejumlah hal terkait dasar negara, sebab menurut wanita berafiliasi organisasi terlarang itu, dasar Negara Indonesia salah.

“Siti ingin menyampaikan bahwa Indonesia ini salah, karena dasarnya bukan Islam, tapi ideologinya Pancasila,” lanjutnya.

Setelah ditahan, rumah Siti digeledah
Detasmen Khusus (Densus) 88 dan Polda Metro Jaya telah melakukan penggeledahan di rumah Siti Elina (24), wanita yang menodongkan senjata api ke Paspampres di depan Istana Kepresidenan, Jakarta. Hasilnya, ditemukan senjata lain dalam penggeledahan itu.

“Kegiatan penggeledahan yang kemudian menemukan ada beberapa senjata lain,” kata Kabag Bantuan Operasional Densus 88, Kombes Aswin Siregar, dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (26/10).

Senjata lain yang ditemukan adalah airgun dan pistol. Aswin mengatakan, semua senjata tersebut saat ini sudah diamankan polisi.

Rumah Siti Elina, wanita berpistol coba terobos Istana digaris Polisi.
“Ada airgun dan ada senjata tajam yang berbentuk pistol di kediaman yang bersangkutan. Semuanya sudah diamankan, saya lihat sekarang sudah digelar oleh Polda Metro Jaya di hadapan kita, nanti mungkin bisa sambil di jelaskan apa barang-barang yang ada di hadapan kita sekarang ini,” tuturnya.

Terobos Istana
Siti diketahui mencoba menerobos Istana Negara, pada Selasa (25/10) pukul 07.00 WIB di pintu masuk Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara.

Polisi menyatakan wanita itu awalnya berjalan kaki dari Harmoni ke arah Medan Merdeka Utara. Saat tiba di pintu masuk Istana, wanita itu diduga menodongkan pistol ke arah anggota Paspampres.

Polisi kemudian menangkap wanita tersebut. Ada pistol jenis FN yang diamankan oleh personel Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya. (Sumber: Ikatan Jurnalis Kepolisian).

Pewarta/Editor: Loh

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga
Close