Bahasa-Sastra

Kapolri: Jajaran yang Melanggar Saya Copot

Jakarta, Jurnalsepernas.id – DIHADAPAN para Perwira Polisi di Markas Komando Kepolisian Republik Indonesia (Mako Polri) di Jakarta. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran untuk menghindari pelanggaran, khususnya yang mencederai keadilan masyarakat.

Dengan tegas dia menyampaikan hal itu
keseluruhan jajaran kepolisian yang ada di Indonesia.

Kepada seluruh personel Polri yang melakukan pelanggaran, maka akan langsung dicopot dan itu disebutkan berlaku untuk semuanya, baik Polisi Laki (Polki) maupun Polisi Wanita (Polwan).

Penegasan juga disampaikan oleh Kapolri, jika bawahan mendapat perintah yang salah dari komandan, maka harus berani menyampaikan pendapat, karena ini untuk kebaikan institusi kepolisian.
“Saya selalu wanti-wanti hindari pelanggaran-pelanggaran khusus hal-hal yang mencederai rasa keadilan masyarakat. Pelanggaran-pelanggaran yang kalau itu kita lakukan, maka itu akan semakin menurunkan kepercayaan publik kepada Polri,” tegas Jenderal Sigit.

Dikatakannya, ikan busuk tentunya dari kepala. “Mari kita saling mengingatkan atasan mengingatkan anak buah, anak buah juga sama menyampaikan komandan sepertinya ini salah dan itu sah-sah saja,” tutur pria bintang empat ini.

Jangan biasakan rekan-rekan pada saat menerima sesuatu yang mungkin tidak pas, terus rekan-rekan tidak berani untuk menyampaikan pendapat rekan-rekan karena ini untuk kebaikan institusi.

“Saya harus mencopot, saya harus menindak, terhadap rekan-rekan yang melakukan pelanggaran-pelanggaran dan ini terus saya ulang-ulang, karena saya sayang dengan 430.000 polisi yang telah bekerja dengan baik dan 30.000 PNS yang telah bekerja dengan baik,” terang Sigit.

Jadi kalau masih ada kedapatan melanggar terkait masalah judi terkait dengan masalah penyakit masyarakat. Negara sedang pusing bebannya cukup berat terhadap kejahatan-kejahatan kekayaan negara tolong diberantas.

“Kalau ada laporan, saya tidak perlu tegur lagi langsung saya proses, saya copot. Ini berlaku untuk semuanya. Apakah itu Polki, apakah itu Polwan,” pungkas Kapolri. (Sumber: Ikatan Jurnalis Kepolisian).

Pewarta/Editor: Loh

RUSMIN

Mengungkap Fakta Tampa Batas dengan melalui investigasi dan monitoring

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *