Breaking News

Kapolri Tinjau Pelabuhan Merak

Banten, Jurnalsepernas.id- KEPALA Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kesiapan mudik di Pelabuhan Merak, Banten. Pada kesempatan itu, mantan Kepala Bagian Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Kabag Reskrim Mabes Polri) mengapresiasi masyarakat yang menindaklanjuti imbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mudik Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran tahun 2022 lebih awal sebelum prediksi puncak arus mudik pada 28-30 April 2022.

Dalam kesempatan itu, Sigit meninjau kesiapan mudik di Pelabuhan Merak, pada Selasa (26/04). Dia datang bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan stakeholder terkait lainnya.

“Di satu sisi, kami juga sangat berterima kasih dan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendengarkan imbauan mudik yang disampaikan oleh Bapak Presiden tentunya yang telah ditindaklanjuti oleh menteri-menteri terkait untuk mengimbau masyarakat agar mudik lebih awal,” kata Sigit usai meninjau Pelabuhan Merak.

Sigit mengatakan, dari hasil pemantauan, telah terjadi peningkatan arus mudik yang dilakukan oleh masyarakat sebelum 28-30 April 2022. Menurut Sigit, mudik lebih awal akan semakin mencegah terjadinya potensi kemacetan pada H-4 hingga H-1 Lebaran.

“Kita lihat bahwa dari mulai kemarin dan hari ini kegiatan arus mudik sudah mulai terlihat dan tentunya ini sangat baik khususnya untuk mengurai kemacetan. Khususnya diprediksi puncak arus mudik yang diperkirakan pada H-4, H-3, H-2, dan H-1. Kalau ini bisa kita urai tentunya kemacetan pun kita harapkan bisa semakin kita kurangi,” ujar Sigit.

Terkait peninjauannya, Sigit menyatakan bahwa pergerakan arus mudik Lebaran tahun ini juga sudah terjadi pada siang Selasa ini. Pasalnya, lanjut Sigit, dari laporan yang dia terima, Pelabuhan Merak telah masuk situasi kuning lantaran terjadinya lonjakan jumlah penumpang.

“Siang ini tadi kita lihat sempat masuk situasi kuning artinya sempat ada penyetopan sementara di jalur yang sudah dipersiapkan dan kemudian kita liat juga di seluruh dermaga terlihat sudah penuh. Artinya di satu sisi kita melihat bahwa terjadi pergeseran waktu masyarakat yang akan melaksanakan mudik khususnya di wilayah Merak,” beber Mantan Kapolda Banten ini.

Dalam tinjauannya ke Pelabuhan Merak kali ini, Sigit beserta menteri terkait juga mengecek langsung kesiapan pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu. Sigit memastikan, fasilitas yang disediakan untuk melayani para pemudik dan warga setempat yang hendak melengkapi vaksinasi hingga dosis III atau booster telah siap dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Tidak hanya itu, demi memastikan keamanan masyarakat yang hendak mudik, Sigit menegaskan, pihaknya juga telah melakukan pemantauan dan pengawasan di Posko Command Center yang telah disediakan.

“Tadi di pos pengamanan (Pam) di monitor bagaimana semua terkoneksi dengan BNPB dan stakeholder lainnya termasuk situasi-situasi yang memang harus diketahui dengan menggunakan CCTV dan tersambung command center kita lihat semua terkoneksi dengan baik. Tentunya harapan kita ini juga bisa memberikan pelayanan yang jauh lebih baik kepada masyarakat yang akan mudik,” terang Sigit.

Lebih Sigit mengungkapkan, demi memberikan mudik yang aman, nyaman, serta sehat, Polda Banten dan Polda Lampung telah menyiapkan tim atau Satuan Tugas (Satgas) untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas seperti begal terhadap para pemudik.

Dengan dikerahkannya tim tersebut, Sigit mengimbau kepada para pemudik untuk tidak perlu cemas dan khawatir melakukan perjalanan mudik, khususnya di waktu-waktu yang rawan. Pasalnya, aparat kepolisian akan memastikan keamanan dari masyarakat yang hendak merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman masing-masing.

“Jadi masyarakat diharapkan tidak usah cemas dan takut. Karena Polri dengan seluruh stakeholder yang ada telah mempersiapkan tim. Sehingga masyarakat yang mudik khususnya di waktu atau jam rawan ada satgas yang siap untuk mengawal. Sehingga masyarakat bisa mudik dan selamat sampai di rumah,” harap Sigit.

Sigit minta ini dibantu mensosialisasikan, sehingga pilihan masyarakat untuk mudik, baik siang maupun malam semua mendapatkan pelayanan dan fasilitas yang sama. “Sehingga ini betul-betul bisa mengurai potensi kemacetan,” pungkasnya. (Sumber: Ikatan Jurnalis Kepolisian).

Pewarta/Editor: Loh

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *