π‡π”πŠπ”πŒ- π‡π€πŒ

Napi Lapas Gorontalo Jalani Pembinaan Kerohaian

Gorontalo, Jurnalsepernas.id – Β SUASANA khusyuk menyelimuti Masjid At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo saat kegiatan pembelajaran Al-Qur’an berlangsung. Para Warga Binaan alias Narapidana (Napi) dengan penuh semangat melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, menggemakan lantunan merdu di tengah ruangan Masjid, Selasa (25/06).

Kegiatan tadarus Al-Qur’an di Masjid At-Taubah Lapas Gorontalo terasa semakin istimewa dengan terjalinnya kerja sama antara pihak Lapas dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo.

Kolaborasi ini menghadirkan penyuluh agama dari Kemenag untuk membimbing dan mendampingi para Warga Binaan dalam tadarus Al-Qur’an.

Kegiatan tadarus ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Lapas Gorontalo. Tak hanya di Bulan Ramadhan, tadarus juga menjadi program pembinaan kerohanian yang dijalankan sepanjang tahun. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para Warga Binaan, serta memberikan mereka bekal spiritual untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
IMG 20240627 WA0005 Jurnal Sepernas
Antusiasme para Warga Binaan dalam mengikuti tadarus Al-Qur’an sangatlah tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya Warga Binaan yang hadir dan semangat mereka dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Bahkan, tak jarang di antara mereka ada yang hafal beberapa juz Al-Qur’an.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Gorontalo, Indra Setiabudi Mokoagow mengatakan, kegiatan tadarus Al-Qur’an ini memiliki banyak manfaat bagi para Warga Binaan. Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tadarus juga dapat membantu para Warga Binaan untuk lebih tenang dan sabar dalam menjalani masa pembinaan.

“Tadarus Al-Qur’an ini merupakan salah satu program pembinaan yang penting bagi para Warga Binaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para mereka dapat lebih memahami isi Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Indra.

Kegiatan tadarus Al-Qur’an di Lapas Gorontalo ini merupakan contoh kongkrit terlaksananya pembinaan kerohanian dapat memberikan dampak positif bagi para Warga Binaan. “Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para Warga Binaan dapat menjadi pribadi yang lebih beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia,” harap Indra. (Sumber: Humas Lapas Gorontalo).

Pewarta: Dirman
Editor : Loh

Laode Hazirun

Ketua Umum Jurnal Sepernas. "Sepernas satu2nya organisasi pers dari Indonesia timur yg merancang UU Pers tahun 1998 bersama 28 organisasi pers" HP: 0813-4277-2255

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *