𝐄𝐊𝐎𝐍𝐎𝐌𝐈- 𝐁𝐈𝐒𝐍𝐈𝐒

Layanan J&T Express Mengecewakan

Makassar, Jurnalsepernas.id- ERA digitalisasi tahun 2000-an, banyak perusahaan ekspedisi atau perusahaan hantaran barang dan jasa di Indonesia mengalami pertumbuhan sangat signifikan yang menggunakan teknologi canggih berbasis online.

Hingga kekinian sekitar tujuh perusahaan hantaran barang di Indonesia terjadi persaingan yakni; masing-masing 1. JNE, 2. J&T Express, 3. POS Indonesia, 4. TIKI, 5. SiCepat,
6. Ninja Express, dan 7. Indah Logistik yang sudah mempunyai basis komsumen fanatik.

Ada perusahaan yang berdiri sejak 2015 yang menggunakan label Express dibelakangnya yaitu J&T terus memperluas jaringannya ke seluruh Indonesia termasuk Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), agar bisa menyaingi perusahaan jasa ekspedisi yang sudah lama berdiri.

J&T diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik dan mengeksekusi pengiriman barang dengan sangat cepat, namun simbol Express yang memikat konsumen tidak selalu indah dibayangkan.

Betapa tidak, paket milik yang dialamatkan kepada penulis yang dikirim dari Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) sudah 10 hari lamanya, tepatnya terkirim, pada Minggu (09/04) hingga berita ini tayang, Rabu (19/04) belun sampai ke alamat penerima di Jalan Faisal Raya Perum Phinisi Nusantara Recidence.

Penerima merasa sudah 10 hari belum tiba di tujuan, berusaha mencoba mendatangi kantor pelayanan J&T Express terdekat Banta-Bantaeng Jalan Andi Jemma (Dulu Jalan Landak Baru, red.) Makassar mengkofirmasi keberadaan paket, namun mendapat jawaban yang mengecewakan dari petugas, paket yang dimaksud masih berada di gudang utama J&T Express Makassar.

Padahal sesuai informasi yang diperoleh dari J&T Express Balikpapan, paket milik penulis sudah tiba di Makassar sejak Kamis (13/04).

Lamanya barang/paket mengendap di gudang utama melahirkan pertanyaan. Apakah petugas bagian sortir barang malas atau tenaga kurir yang malas? Atau boleh jadi kurang tenaga bagian sortir barang.

Penulis terus berusaha bencari Kantor J&T Express Makassar Jalan Batu Putih, namun tetap mengecewakan, sebab Kepala Kantor tidak berada di tempat. Penulis hanya diterima seorang resepsionis wanita mengatakan, pihaknya tidak melayani urusan paket, lalu dia mengarahkan menemui kantor J&T Express bagian komplen/pengaduan Jalan Bulusaraung.

Penulis bergegas menuju tempat yang disebutkan dan diterima seorang petugas perempuan yang enggan menyebutkan identitasnya. Penulis memperlihatkan resi atau bukti pengiriman paket dan informasi tertulis dari J&N Express Balikpapan tercatat bahwa, paket sudah tiba di Makassar per Kamis (13/04) lalu.

Hal itu diakui petugas tersebut sembari mengatakan, penyebab lambannya barang terdistribusi ke kantor-kantor cabang pelayanan akibat overload (Lanjakan Barang) meningkat di Bulan Ramadhan, terlebih menjelang lebaran.

Pertanyaannya, apakah pihak J&T Express tidak mengantisipasi akan terjadinya overload barang di Bulan Ramadhan dengan menambah karyawan? Pertanyaan ini tak mampu dijawab petugas. Dia hanya berjanji akan menghubungi bagian gudang untuk mencarikan paket milik penulis sambil meminta nomor panggilan. Jargon Express yang menyertai dibelakang J&T hanya pancingan belaka. Hati-hati para konsumen yang akan menggunakan jasa hantaran J&T nanti anda dikecewakan.

Pewarta/Editor: Loh

𝐑𝐔𝐒𝐌𝐈𝐍

𝐊𝐞𝐭𝐮𝐚 𝐈𝐈 𝐃𝐞𝐰𝐚𝐧 𝐏𝐢𝐦𝐩𝐢𝐧𝐚𝐧 𝐏𝐮𝐬𝐚𝐭 𝐒𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐭 𝐏𝐞𝐫𝐬 𝐑𝐞𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐬𝐢 𝐍𝐚𝐬𝐢𝐨𝐧𝐚𝐥 (𝐃𝐏𝐏- 𝐒𝐄𝐏𝐄𝐑𝐍𝐀𝐒) 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐨𝐫𝐝𝐢𝐧𝐚𝐭𝐨𝐫 𝐍𝐚𝐬𝐢𝐨𝐧𝐚𝐥 (𝐊𝐎𝐑𝐍𝐀𝐒) 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐂𝐞𝐭𝐚𝐤 𝐝𝐚𝐧 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞, 𝑱𝒖𝒓𝒏𝒂𝒍𝒔𝒆𝒑𝒆𝒓𝒏𝒂𝒔.𝒊𝒅- 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐔𝐍𝐆𝐊𝐀𝐏 𝐅𝐀𝐊𝐓𝐀 𝐓𝐀𝐍𝐏𝐀 𝐁𝐀𝐓𝐀𝐒 , 𝐌𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮𝐢 𝐈𝐧𝐯𝐞𝐬𝐭𝐢𝐠𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐌𝐨𝐧𝐢𝐭𝐨𝐫𝐢𝐧𝐠 Telepon: 082332930636 / 082312911818.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *