𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐈𝐍𝐆 𝐍𝐄𝐖𝐒

Cuaca Ekstrem, Sejumlah Daerah di Sulsel Terdampak Banjir

Makassar, Jurnalsepernas.id   – Cuaca ekstrem yang terjadi dalam empat hari terakhir membuat sejumlah daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) dilanda banjir. Bencana ini menyebabkan warga mengungsi dan fasilitas umum mengalami kerusakan.

IMG 20220223 WA0013 1 Jurnal Sepernas

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel Andi Wahid mengatakan, pihaknya menerima laporan dari enam daerah yang dilanda banjir. Kelima daerah itu yakni: Kabupaten Pangkep, Takalar, Maros, Kepulauan Selayar, Wajo, dan Kota Makassar sendiri.

“Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir, menyebabkan banjir di sejumlah daerah. Ketinggian air bervariasi mulai 80 cm sampai 1 meter,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Selasa (22/02).

Wahid menjelaskan, ketinggian air di lima wilayah kecamatan di Kabupaten Pangkep mencapai paha orang dewasa. Banjir bahkan membuat jalur Trans Sulawesi sulit dilalui kendaraan.

“Untuk Pangkep, wilayah terdampak banjir ada lima kecamatan. Bendungan Tabo-tabo, Bungoro juga dalam status waspada,” bebernya.

Berdasarkan pendataan dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep, 32 warga mengungsi ke tempat lebih aman. Sementara untuk korban jiwa nihil.

“Di Kelurahan Paddoang-Doangan ada delapan orang dari dua Kepala Keluarga (KK), di Bontomatene, Segeri ada 21 orang dan enam KK. Terus di Kelurahan Bawa Salo, Segeri ada tiga orang dan satu KK yang mengungsi,” sebutnya.

IMG 20220223 WA0014 1 Jurnal Sepernas

Sementara di Kabupaten Takalar, banjir menyebabkan empat kecamatan terendam. Selain itu, jalur selatan Trans Sulawesi terganggu akibat ketinggian air di Poros Makassar-Takalar-Jeneponto sekitar 80 Cm.

“Ketinggian air sampai saat ini sudah turun jadi 80 cm,” paparnya.

Bencana banjir juga terjadi di Kabupaten Wajo. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan Sungai Walanae tidak bisa menampung air.

“Kondisi diperparah karena tanggul sepanjang 100 meter di Sabbangparu jebol. Akibatnya air merendam rumah warga hingga ketinggian 1 meter,” jelas Wahid.

IMG 20220223 WA0015 1 Jurnal Sepernas

Ia mengatakan, setidaknya 136 orang dan 75 KK terdampak banjir. Selain itu, 50 unit rumah, dua sekolah, dan satu Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Ujungpero digenangi air.

“Seratus hektare sawah dan lima hektare kebun milik warga juga tergenang,” sebutnya.

Sementara di Kabupaten Kepulauan Selayar, hujan intensitas tinggi menyebabkan Bendungan di Dusun Dodak meluap dan merendam dua kecamatan, yakni Pasimasunggu dan Pasimasunggu Timur. Ia mengaku saat ini petugas BPBD Selayar masih melakukan pendataan untuk warga yang mengungsi.

“Hujan sejak pagi menyebabkan air sungai perantara Desa Bonto Bulaeng dengan Desa Bonti Jati meluap,” tegasnya.

Terpisah, Kepala BPBD Maros, Andi Fadly mengungkapkan, curah hujan tinggi menyebabkan delapan kecamatan terendam banjir. Delapan kecamatan terendam banjir meliputi Turikale, Lau, Bontoa, Maros Baru, Marusu, Moncongloe, Simbang, dan Bantimurung.

“Untuk ketinggian air bervariasi mulai dari lutut hingga pinggang orang dewasa. Meski air cukup tinggi, warga memilih bertahan di rumahnya,” sebutnya.

Selain banjir, kata Fadly, belasan rumah di Kecamatan Bontoa mengalami kerusakan usai diterpa angin kencang. Jembatan semi permanen di Kecamatan Tompobulu juga terputus.

Sebelumnya, Badan Metereologi Klimatologi dan Geologi (BMKG) Makassar mengungkapkan,

cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir akibat Madden Julian Oscillation (OMJ) yang melintas di Sulsel. OMJ merupakan aktifnya uap udara yang berdampak pada anomali curah hujan. (Sumber: PBBD Sulsel).

Pewarta/Editor: Loh

𝐑𝐔𝐒𝐌𝐈𝐍

𝐊𝐞𝐭𝐮𝐚 𝐈𝐈 𝐃𝐞𝐰𝐚𝐧 𝐏𝐢𝐦𝐩𝐢𝐧𝐚𝐧 𝐏𝐮𝐬𝐚𝐭 𝐒𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐭 𝐏𝐞𝐫𝐬 𝐑𝐞𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐬𝐢 𝐍𝐚𝐬𝐢𝐨𝐧𝐚𝐥 (𝐃𝐏𝐏- 𝐒𝐄𝐏𝐄𝐑𝐍𝐀𝐒) 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐨𝐫𝐝𝐢𝐧𝐚𝐭𝐨𝐫 𝐍𝐚𝐬𝐢𝐨𝐧𝐚𝐥 (𝐊𝐎𝐑𝐍𝐀𝐒) 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐂𝐞𝐭𝐚𝐤 𝐝𝐚𝐧 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞, 𝑱𝒖𝒓𝒏𝒂𝒍𝒔𝒆𝒑𝒆𝒓𝒏𝒂𝒔.𝒊𝒅- 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐔𝐍𝐆𝐊𝐀𝐏 𝐅𝐀𝐊𝐓𝐀 𝐓𝐀𝐍𝐏𝐀 𝐁𝐀𝐓𝐀𝐒 , 𝐌𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮𝐢 𝐈𝐧𝐯𝐞𝐬𝐭𝐢𝐠𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐌𝐨𝐧𝐢𝐭𝐨𝐫𝐢𝐧𝐠 Telepon: 082332930636 / 082312911818.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *