Kriminal - Korupsi

Pegawai KPK di Tes, Novel Tak Lulus

Jakarta, Jurnalsepernad.id -SELURUH pegawai lingkungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dites dengan materi wawasan kebangsaan, bagi yang lulus akan menjadi pegawai tetap di kantor anti rasuah itu selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Diperoleh bocoran, hasil tes tersebut, Novel Baswedan salah satu penyidik senior dan puluhan pegawai KPK dikabarkan bakal dikeluarkan, karena tidak lulus tes wawasan kebangsaan sebagai syarat peralihan status menjadi pegawai negeri sipil.

Salah satu pegawai KPK yang tak mau namanya dipublikasikan, mengakui kebenaran kabar tersebut.

Pegawai itu, kepada awak media, Selasa (04/05) mengungkapkan, tes wawasan kebangsaan tersebut, mayoritas terkait radikalisme, bukan soal komitmen memberantas korupsi.

Dalam daftar pertanyaan yang beredar, tes wawasan kebangsaan itu didominasi soal pertanyaan sikap pegawai KPK tentang Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Organisasi Papua Merdeka (OPM), Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT), Hisbut Tahrir Indonesia (HTI), hingga Habib Rizieq Shihab.

Pegawai KPK kepada wartawan membenarkan isi daftar pertanyaan yang tersebar di kalangan jurnalis tersebut.
“Itu yang kesebar, benar itu,” kata pegawai itu.

Ia sendiri mengakui, memberikan jawaban normatif terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut. “Ya saya jawab normatif, slow saja. Ya tentang LGBT, GAM, OPM, FPI,” kata dia.

Sebelumnya, santer dikabarkan puluhan pegawai KPK bakal dipecat, karena tidak lulus tes wawasan kebangsaan.

Bahkan, penyidik senior Novel Baswedan, Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo, dan anggota Tim Satgas KPK juga tidak lulus.
Pewarta/Editor: Loh

RUSMIN

Mengungkap Fakta Tampa Batas dengan melalui investigasi dan monitoring

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *